Interaksi
 
01 March 2013 09:42POTENSI KEPEMUDAAN
Kerjasama Kemenpora dengan USU Ditindaklanjuti
 

Jakarta: Hari Selasa (26/2) siang. Plt. Asisten Deputi Tenaga Kepemudaan Kemenpora Deputi Pengembangan Pemuda, Amar Ahmad menerima Pembantu Rektor Bidang Akademik Universitas Sumatera Utara (USU), Zulkifli Nasution dan Ketua Program Sekolah Pasca Sarjana USU,  Sirojuzilam Hasyim SE. Keduanya datang untuk menindaklanjuti  program kerjasama Kemenpora dengan  USU dalam  pengembangan tenaga kepemudaan. Pertemuan juga dihadiri Staf Ahli Menpora, Sakhyan Asmara.

Menurut Amar, selama ini Kemenpora telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi, antara lain Universitas Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Gajah Mada untuk pengembangan tenaga kepemudaan yang berbasis di perguruan tinggi khususnya pembinaan potensi mereka pada program pasca sarjana. Program ini mulai dilaksanakan tahun 2006 dengan bekerjasama dengan Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Pada tahun 2011 dan 2012 program ini telah dikembangkan oleh Program Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada. Tahun 2013 ini rencana dilakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengembangkan potensi tenaga kepemudaan yang ada di wilayah Sumatera, sementara untuk pengembangan tenaga kepemudaan di wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur Kemenpora akan bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar," lanjut Amar.

"Tujuan pengembangan tenaga kepemudaan di program pasca sarjana  ini adalah menghimpun para tokoh pemuda yang bergerak di bidang wirausaha, kepanduan, PSP3, dan kepeloporan, untuk kemudian menjadi tenaga handal di bidang kepemudaan. Dari program ini diharapkan hadirnya tenaga kepemudaan profesional yang dapat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan tentang pengembangan dan pembangunan dunia kepemudaan Indonesia," katanya.

Sementara Sakhyan menambahkan, kerjasama ini diperlukan untuk menghimpun potensi seluruh pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote agar tetap memikirkan tentang nasib pemuda Indonesia. Sudah saatnya para aktivis organisasi kepemudaan yang selama ini biasanya hanya mengolah intelektual mereka melalui orasi dan demo turun ke jalan, diformulasikan menjadi tokoh pioner pemuda yang mampu menjadi mobilisator bagi pengembangan dunia kepemudaan Indonesia, katanya.

Pembantu Rektor USU,  Zulkifli Nasution menyetujui dan mendukung program dari Kemenpora yang sangat transformatif ini. Menurutnya, sudah perlu perubahan mind set masyarakat bahwa potensi pemuda tidak hanya berhimpun di seputar wilayah Jawa dan Jakarta saja. "Pemuda Indonesia di wilayah Sumatera, Sulawesi dan di wilayah Timur seperti Papua juga memiliki potensi yang tidak kecil  untuk dikembangkan. Semoga program ini benar-benar bisa memberi warna bagi pengembangan potensi pemuda Indonesia di masa mendatang, " kata Zulkifli Nasution.
Copyright © Dinpora Jateng 2012