Interaksi
 
25 April 2013 10:13BERITA
Dinas Pemuda dan Olahraga Menyelenggarakan Pelatihan Dasar bagi Kepecintaalaman tingkat Jawa Tengah

Photo

Dinas Pemuda dan Olahraga Menyelenggarakan Pelatihan Dasar bagi Kepecintaalaman tingkat Jawa Tengah pada tanggal 24 – 25 April 2013 bertempat di Obyek Wisata Kyai Langgeng Kota Magelang, kegiatan tersebut dibuka oleh Sekertaris Dinpora Provinsi Jawa Tengah, didampingi Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepala Bidang Keolahragaan.

Dalam sambutan disampikan pesan terhadap peserta kepelatihan bahwa setiap calon/anggota dibekali ilmu-ilmu kepecinta-alaman, organisasi dan wawasan umum. Dalam pelatihan ini setiap calon/anggota belajar memahami dan berlatih secara teori agar pada saat pelaksanaan kegiatan petualangan di alam bebas dapat mempraktekannya secara benar dan lancar.

Mental dan Fisik sangat diperlukan disaat kegaiatan lapangan, Jadi setiap calon/anggota berlatih fisik dan mental secara rutin. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan sekolah atau diluar lingkungan sekolah sesuai dengan pelatihan yang akan dilakukan.

PENGERTIAN PECINTA ALAM

Berbicara tentang pecinta alam adalah hal yang sangat komplek, karena menyangkut hal-hal yang sulit memberi batasan pengertiannya. Meskipun demikian, bila dilandasi dengan etika yang baik dalam hal yang dapat diperbuat. Pecinta alam berasal dari kata “cinta” dan “alam”. Walaupun belum tentu semua pihak menerima, paling tidak upaya telah dicobakan. Motivasipun beraneka ragam, ada yang sekedar rileks, ada yang sengaja ingin menambah wawasan agar lebih mempertebal rasa yakin dan percaya kepada Tuhan, ada yang untuk penelitian dan banyak lagi.

 

Upaya manusia untuk memahami gejala alam bermula sejak manusia merasakan alam sebagai pemuas kebutuhannya. Alam tidak pernah menentang manusia, alam dapat berkembang tanpa manusia, apakah mungkin bisa sebaliknya? Sebenarnya apabila seseorang telah berhasil mencapai puncak sebuah gunung, menerjang gelombang, melintasi padang pasir, menembus rimba atau menerobos goa ia sama sekali tidak menaklukkan alam tetapi sebenarnya ia menaklukkan diri sendiri baik kelemahan jasmani maupun rohani.

 

Mencintai alam bukan hanya sekedar mengagumi. Mencintai alam mengandung arti merasa kagum, hormat, mengambil manfaat dari apa yang ada di alam dengan memperhatikan untung ruginya baik bagi alam maupun lingkungan sekitarnya, perasaan dan niat untuk memelihara, niat untuk memperbaiki juga mempertimbangkan keharmonisan hubungan hubungan manusia dengan alam.

 

Sebernarnya siapakah pecinta alam itu? Meraka yang tentara atau pramuka, atau mereka yang suka naik gunung ? mereka melihat aktifitasnya semua di tengah alam. Pengertian tentang sumpah prajurit dan sapta marga, pengertian akan dasa darma pramuka, pengertian tentang kode etik pecinta alam. Dilihat dari segi tatakarma yang di anut sudah timbul perbedaan apalagi dari segi tujuan yang ingin dicapainya. Perlu diingat pada dasarnya semua kegiatan memiliki tujuan. Seorang tentara dalam aktifitasnya tidak pernah lupa semboyan sedia. Sekarang kita mencoba melihat bagaimana seorang pecinta alam bergiat di tengah alam. Seorang berjalan di hutan, gunung, tebing, dan sungai sambil menikmati, meresapi arti dan isi alam dan merenungkan arti kehidupan.

 

Ada beberapa prinsip atau kriteria dalam mencintai alam:

  1. Mengagumi, menyayangi, dan menyayangi alam,
  2. Menjaga, memelihara, mempertahankan, serta memperbaiki alam,
  3. Memanfaatkan, mengambil makanan dan hasil yang dibutuhkan dari alam dengan tidak meninggalkan jejak negatif,
  4. Menyadari, menghayati, dan mengamalkan sepenuhnya kerja antar sesama komponen alam yang saling bergantung.

Klasifikasi pecinta alam berdasarkan tujuan :

  1. Kelompok yang interest atau yang lebih berorientasi kepada kegiatan adventures,
  2. Kelompok yang hanya ingin mencari teman atau tempat untuk nongkrong,
  3. Kelompok yang interest pada keorganisasian,
  4. Kelompok yang interest pada lingkungan hidup

 

B. ORGANISASI PECINTA ALAM

 

Setelah menyepakati tindakan mencintai alam tidak terlalu sulit mengatakan siapa pecinta alam dan seharusnya organisasi pecinta alam adalah organisasi yang menghimpun para pencinta alam sebagai anggotanya.

 

Secara umum organisasi adalah sejumlah orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Sejumlah orang berarti lebih dari satu orang atau individu. Sedangkan untuk bekerja sama sejumlah orang tersebut harus ada aturan mainnya agar tujuan dapat tercapai dengan baik. Aturan main tersebut ada yang tertulis dan ada yang tidak tertulis.

 

Persyaratan yang paling harus dipenuhi oleh suatu organisasi :

  1. Berdasarkan Pancasila,
  2. Menjadikan Kode Etik Pecinta Alam sebagai landasan hubungan,
  3. Tujuan tidak bertentangan dengan Perundangan-undangan yang ada,
  4. Ada alamat jelas, dan mudah dihubungi,
  5. Jumlah anggota idealnya adalah 20 orang,
  6. Ada AD/ARTnya (AD: anggaran dasar/ART:anggaran rumah tangga)
  7. Ada nama jelas dan tidak mengundang masalah dari pihak lain,
  8. Ada lambang organisasi(bendera, stampel, badge dan perlengkapan lain)
  9. Tidak merupakan anak atau menjadi bawahan salah satu organisasi politik
  10. Ada pengakuan dari pihak lain/luar (Akta atau ijin)

 

Tujuan dari berorganisasi di pecinta alam mencakup tiga hal:

  • Memupuk patriotisme yang sehat dikalangan anggotanya. Hal ini dapat dicapai dengan dapat beradaptasi dengan alam masyarakat atau rakyat kebanyakan. Memang tekad yang mendasari pendirian organisasinya ini adalah suatu keyakinan bahwa patriotisme yang sehat tidak mungkin timbul dari slogan-slogan, indoktrinasi atau poster-poster. Patriotisme yang sehat hanyalah mungkin dibina atas partisipasi yang aktif dari seseorang melalui hidup di tengah-tengah alam dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
  • Mendidik para anggotanya baik mental maupun fisik. Di sini juga ditekankan aspek edukasi tanah air secara aktif dekat.
  • Mencapai semangat gotong-royong dan kesadaran sosial.

 

C. KODE ETIK PECINTA ALAM

 

Pecinta Alam Indonesia sadar sepenuhnya bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Pecinta Alam Indonesia juga sadar bahwa dirinya merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang mempunyai tanggung jawab terhadap Tuhan, Bangsa, dan Tanah air. Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa segenap Pecinta Alam adalah saudara, sebagai makhluk yang mencintai alam, sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

Sesuai dengan hakikat di atas, kami dengan kesadaran menyatakan sebagai berikut :

  1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa,
  2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sesuai dengan batas kebutuhan,
  3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air,
  4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar,
  5. Berusaha mempererat tali persaudraan antar Pecinta Alam sesuai dengan asas Pecinta Alam.
  6. Berusaha saling mencintai, serta saling menghargai dalam pelaksanaan pengabdian Tuhan, bangsa, dan Negara.
Copyright © Dinpora Jateng 2012